Mencari Single Yang Berani Berkomitmen

Komitmen terasa mahal yah sekarang??

Banyak anak muda yang lebih suka koleksi daripada resepsi. Koleksinya unlimited time lagi. Usia udah kepala 4 masih aja ga berani komitmen, udah gitu ngaku masih muda pula. Skala keberanianmu berkomitmen adalah usiamu yang sebenarnya. Banyak yang masih berusia dibawah 20 tahun dan sudah berkomitmen. Ini menunjukkan merekalah yang sebenarnya sudah dewasa. Sambil bekerja, menabung, sambil terus berusaha saling mengenal pasangannya. Lima enam tahun kemudian, diusia yang cukup, mereka akhirnya menikah. So sweet!

Mereka yang tidak berani berkomitmen sebenarnya bukan ragu pada pasangannya, tapi ragu pada dirinya sendiri. Dia terlatih bertahun-tahun untuk lari dari tanggung jawab.  Kalau ada masalah, ada ketidak cocokan, lebih memilih putus daripada berusaha mempertahankan.  Lebih suka dikejar daripada mengejar.  Lebih suka si dia  minta maaf duluan daripada ”saya yang salah, maaf.”   Karena pilihan banyak, merasa ganteng/cantik, mulailah jual mahal. Ketika mulai pedekate atau pacaran, ada perbedaan, langsung mikirnya kejauhan: ”wah bahaya nih buat masa depan kalau sifatnya seperti ini”.   Itu ilusi. Hadapi yang kamu temui saat ini. Kalau ada perbedaan, wajar. Ada masalah, wajar. Ada yang ga cocok, wajar. Yang gak wajar kalau kamu langsung males mikir bagaimana solusinya.  Bagaimana cara ngomongnya, bagaimana bicara baik-baik.  Malah lebih memilih jalan pintas, marah-marah sampai dia minta maaf, atau putus saja. Masih banyak kok yang mau sama gue. Ealah..

Melihat apakah seseorang bisa berkomitmen bisa Anda lihat dari kehidupan sehari-hari, apakah dia punya karakter ”menyelesaikan tanggung jawabnya”.  Ketika dia memulai sesuatu, apakah dia mengerjakannya sampai selesai.  Misalnya ketika dia mendapatkan tugas kuliah, apakah dia akan berjuang sekuat tenaga mengerjakan soal itu.  Ketika dia punya ide bisnis, apakah dia akan berjuang semampunya untuk mewujudkan mimpinya.  Orang-orang dengan keteguhan hati, menyelesaikan sampai finish apa yang pernah dimulainya, adalah contoh orang-orang yang bisa memegang komitmennya.  Layak dipilih.

 

Ronee Paul

www.topendology.com

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *